Kapan Anda perlu memanggilkan guru privat matematika ke rumah ? Sebagai orang tua tentu Anda berharap anak mendapatkan prestasi yang gemilang di sekolah. Sungguh beruntung orang tua yang mempunyai anak memiliki kesadaran sendiri untuk belajar dan mereka mampu memotivasi diri mereka untuk terus aktif dan semangat dalam belajar. Namun bagaimana dengan anak yang tidak mampu melakukan self motivated? Mereka perlu dorongan motivasi dan bantuan belajar dari orang lain.  

Nilai raport adalah standar paling mudah untuk mengetahui apakah anak Anda membutuhkan les privat atau tidak. Jika nilai raport anak Anda masih di bawah angka 80, maka sudah waktunya Anda memanggilkan guru privat ke rumah. Nilai matematika di bawah 70 di ulangan harian matematika mengindikasikan bahwa anak Anda mengalami masalah

Anda dan sebagian orang lainnya mungkin akan berpikir mengapa saya harus memasukkan anak saya yang masih duduk di bangku sekolah dasar ke dalam les privat? Sebagian akan berpikir, kami belum terlalu membutuhkannya, nanti saja jika pelajarannya sudah sulit dan jika merasa sudah memasuki jenjang sekolah menengah pertama ( SMP ) atau SMA. Pendapat ini bisa  menjadi benar dan bisa saja salah. Pada tahap ini pola pikir anak pertama kali dibangun.  Pandangan pandangan mengenai penting nya belajar akan di set di dalam mind setiap anak. Jika dari SD saja mereka malas belajar maka kemungkinan besar mereka tidak akan tertarik untuk belajar ketika mereka SMP dan SMA. Ada sebagian anak yang sudah SMP tidak hafal perkalian, adapula yang sudah SMA tidak hafal perkalian. Kabar buruknya, pelajaran

Mata pelajaran kimia memang pernah diajarkan secara umum di jenjang SMP. Namun di SMA, siswa akan mempelajari materi-materi kimia secara lebih rinci dan mendalam. Banyak hal yang dipelajari dalam kimia. Semakin dikaji, pelajaran kimia akan semakin menarik. Secara garis besar, siswa akan mempelajari mengenai sifat, struktur, dan komposisi unsur di seluruh alam semesta serta. Bagaimana unsur-unsur tersebut saling berinteraksi dengan saling berikatan dan bereaksi satu sama lain, lalu perubahan apa yang akan terjadi dari interaksi tersebut serta apa manfaatnya bagi kehidupan kita juga akan dipelajari lebih lanjut dalam ilmu kimia. Hal menarik lainnya dari pelajaran kimia adalah, selain belajar teori, siswa juga biasanya akan melakukan praktikum di laboratorium sekolah.

Guru tidak mungkin

Les privat TK lebih familiar sebagai les privat calistung ( membaca, menulis dan berhitung). Pada umumnya, banyak orang tua mengeluh bahwa putri/putrinya kesulitan mengikuti pelajaran di Sekolah Dasar. Hal dikarenakan anak mereka  belum mampu membaca dan berhitung. Jadi bagaimana mungkin mampu memahami pelajaran Sekolah Dasar jika membaca saja belum lancar?

Konsep utama yang harus diajarkan adalah membaca itu menyenangkan. Untuk calistung itu sendiri, tidak memerlukan les khusus jika orang tua memiliki waktu senggang, orang tua bisa mengajarkan sendiri anaknya di rumah. Namun, jika orang tua selalu sibuk dan tidak memiliki waktu luang, kami sarankan untuk segera memanggil guru les privat ke rumah. Hanya dengan datang ke sekolah tanpa bimbingan belajar di rumah, siswa akan merasa kesulitan

Sekolah merupakan sistem jenjang pendidikan yang wajib dilalui oleh seorang anak sebagai suatu investasi masa depan mereka. Telah diakui oleh banyak siswa bahwa tingkat kesulitan materi pembelajaran di sekolah semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jenjang pendidikan tersebut. Mungkin dulu ketika SD atau SMP ada siswa yang tidak membutuhkan tambahan les di luar sekolah karena mereka masih bisa mengikuti dan menyesuaikan diri dengan materi yang diberikan guru di sekolah. Namun sekarang saat berada di jenjang SMA, banyak siswa yang mengeluh karena tidak dapat mengikuti materi yang diberikan di sekolah semudah ketika mereka di jenjang SD atau SMP sebelumnya.

Dengan banyaknya jumlah siswa dalam suatu kelas, maka tidak bisa dipungkiri bahwa tidak mungkin seorang guru dapat memberikan

Tidak ada orang tua yang tidak menginginkan sang buah hati menjadi yang terbaik dalam setiap hal yang dilakukannya. Setidaknya, sang anak mampu menjadi yang terbaik dalam sesuatu yang memang menjadi passion-nya. Mulai dari berprestasi di akademik dengan senantiasa mendapat peringkat di sekolah hingga prestasi nonakademik seperti di bidang seni, olahraga, maupun beragam softskill lainnya.

Tentu saja, cita-cita ini tidak akan datang dengan sendirinya tanpa usaha yang benar-benar. Oleh sebab itu, sejak dini, orang tua harus mampu membantu anak menentukan pilihannya yang terbaik untuk masa depannya. Alih-alih memaksa, orang tua hanya sebatas fasilitator, pengawas, dan konselor. Dengan demikian, selain kepercayaan diri yang mulai terpupuk, rasa tanggung jawab juga akan ikut berkembang.

Belajar

Ujian Nasional atau yang lebih sering kita kenal dengan singkatan UN, adalah ujian tingkat akhir yang diadakan serentak dari pemerintah pusat untuk siswa jenjang SD, SMP, dan SMA.  Ujian ini diadakan untuk siswa/ siswi kelas 6 SD, 3 SMP, dan 3 SMA. Perbedaannya terletak pada konten materi yang diujikan, dan ada beberapa penambahan subjek mata pelajaran yang tidak ada sebelumnya ditambahkan pada tingkat/level tertentu.  Meskipun Ujian Nasional sudah tidak lagi menjadi standar kelulusan, namun hasil ujian tersebut masih digunakan sebagian besar sekolah untuk menerima siswa baru. Seandainya siswa tersebut baru lulus SD, hasil UN akan dipakai sebagai standar seleksi siswa baru. Sudah tentu hanya siswa dengan nilai UN terbaik yang diterima di SMP negeri favorit. Dan begitu pula SMA negeri